Wisata Bandung Part 1

Tempat tempat berikut merupakan tempat yang telah saya kunjungi, tidak mencakup semua tempat wisata di Bandung. Tapi tidak ada salahnya anda untuk membacanya terlebih dahulu sebagai referensi

Wisata Bandung Part 2

Tempat tempat berikut merupakan tempat yang telah saya kunjungi, tidak mencakup semua tempat wisata di Bandung. Tapi tidak ada salahnya anda untuk membacanya terlebih dahulu sebagai referensi

Friends

Persahabatan atau pertemanan adalah istilah yang menggambarkan perilaku kerja sama dan saling mendukung antara dua atau lebih entitas sosial.

Keluarga

lingkungan yang terdapat beberapa orang yang masih memiliki hubungan darah. Keluarga sebagai kelompok sosial terdiri dari sejumlah individu, memiliki hubungan antar individu, terdapat ikatan, kewajiban, tanggung jawab di antara individu tersebut.

Menu Sarapan Pagi

Pentingnya sarapan pagi, berikut ini rutinitas sarapan pagi saya.

Rabu, 18 Februari 2015

Library Function pada pemrograman C



Escape Character
\a :untukbunyi bell (alert)
\b :mundursatuspasi (backspace)
\f :gantihalaman (form feed)
\n :gantibarisbaru (new line)
\r :kekolompertama, baris yang sama (carriage return)
\v :tabulasi vertical
\0 :nilaikosong (null)
\’ :karakterpetiktunggal
\” :karakterpetikganda
\\ :karaktergaris miring

Library Function


Salah satufungsi library yang telahdiperkenalkanyaitu cout yaituuntukmencetakkelayar monitor. Fungsidikelompokkanmenurutjenisdansifatnyadandisimpandidalamsebuah file yang berekstensi .h. Sebagaicontohfungsi yang digunakanuntukmencetakkelayar monitor (cout) disimpanpada file iostream.h.
Library iostream.h

Standard Input / Output Streams Library.
Elemeniostream library (char instantion) :

Classes :

| ios_base Base | ios | istream | ostream | iostream | ifstream | ofstream | fstream | istringstream | ostringstream | stringtream | streambuf | filebuf | stringbuf |
Objects :

| cin | cout | cerr | clog |

Types :

| fpos : | streamoff | streampos | streamsize |

Manipulators :

| boolalpha | dec | endl | ends | fixed | flush | hex | internal | left | noboolalpha | noshowbase | noshowpoint | noshowpos | noskipws | nounitbuf | nouppercase | oct | resetiosflags | right | scientific | setbase | setfill | setiosflags | setprecision | setw | showbase | showpoint | showpos | skipws | unitbuf | uppercase | ws |

Objekiostreammewarisisemuaanggotayaituistreamdanostream, sehinggamampumelakukankeduaoperasi input dan output.
Library stdio.h

Library stdio.h adalah library padabahasa C yang digunakanuntukoperasi input output (stdio = Standard Input and Output). Tanpamenggunakan library inimakaperintah - perintah input/output tidakdapatdieksekusiataudijalankan.


Library Functions :

| clearr() | fclose() | fccloseall() | fdopen() | fflush() | fgetc() | fgetchar() | fgetpos() | fgets() | flushall() | fopen() | fprint() | fputc() | fputchar() | fputs() | fread() | free() | freopen() | fscan() | fseek() | fsetpos() | ftell() | fwrite() | gets() | getw() | perror() | printf() | puts() | putw() | rename() | rewind() | scanf() | unlink() |

Library Macroes :

| feof(f) | ferror(f) | fileno(f) | getch(f) | getchar(f) | putchar(f) | remove(path) |

Contohpenggunaan library stdio.h dengan library functions printf() dalam program :

#include <stdio.h>
intmain(){
printf("Hello World!\n");
printf("SelamatBelajarPemrogramanC/C++.");
return 0;
}




Contohpenggunaan library stdio.h dengan library functions puts() dalam program :

#include <stdio.h>
#include <conio.h>
using namespace std;
int main(){
char x[20]="Bandung";
puts("ITBHanya di ");
puts(x);
return 0;
}

Library math.h

Library math.h merupakansebuah library yang disediakanuntukmelakukanperhitungansecaramatematika.

Library Functions :

| abs() | acosh() | asin() | atan() | atan2() | atof() | ceil() | cos() | cosh() | exp() | fabs() | floor() | fmod() | labs() | ldexp() | log() | log10() | pow() | sin() | sinh() | sqrt() | tan() | tanh() |

Contohpenggunaan library math.h dengan library functions cos() dan sin() dalam program :

//Penggunaan library math.h
#include <iostream.h>
#include <math.h>
using namespace std;
int main(){
    double kecepatan, jarak, sudut;
    kecepatan=20;
    sudut=25;
jarak = 2*kecepatan*kecepatan*sin(sudut*3.14/180)*cos(sudut*3.14/180)/9.8;
cout<<"Jarak = "<<jarak;
    cout<<"\n";
    system("Pause");
    return 0;
}

Library stdlib.h

Library stdlib.h merupakan library yang hampirsamadengan library math.h, namunisidari library stdlib.h berbedadengan library math.h yaitu :

Library Functions :

| abs() | atof() | atoi() | atol() | div() | exit() | free() | ldiv() | malloc() | rand() | srand() | system() |

Library Macroes :

| abs(x) | atoi(s) | random(num) | randomize() |

Contohpenggunaan library stdlib.h dengan library functions atoi() dalam program :

//Penggunaan library stdlib.h
#include <iostream.h>
#include <stdlib.h>
using namespace std;
int main(){
    char karakter[8]="12.3AB";
    intnilai;
    nilai=atoi(karakter);
    cout<<nilai<<endl;
    system("Pause");
    return 0;
}

Library string.h

Suatu library padabahasa C yang digunakanuntukmemberikannilaisuatukarakter string.

LibrariFunctions :

| strcpy() | strcat() | strchr() | strcmp() | strlen() |

Contohpenggunaan library string.h dengan library functions strcpy() dalam program :

//Penggunaan library string.h
#include <iostream.h>
#include <string.h>
using namespace std;
int main(){
    char info[30];
strcpy(info, "info: D4 TKJMD");
cout<<info;
cout<<"\n";
system("Pause");
return 0;
}

Library conio.h

Library Functions :

| clrscr() | getch() | getche() | gotoxy() | khbit() | putch() |

Contohpenggunaan library conio.h dengan library funtions getche() atau getch() dalam program :

//Penggunaan library conio.h
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
using namespace std;
int main(){
cout<<"Hai, SelamatdatangmahasiswabaruITB \n";
getche();
}

Library io.h

Library Functions :

| access() | _close() | close() | _creat() | eof() | filelenght() | _open() | open() | _read() | read() | _write() | write() |


Library ctype.h

Library Functions :

| stlower() | toupper() |

Library Macroes :


| isalnum( c) | isalpha( c) | isascii( c) | iscntrl( c) | isdigit( c) | isgraph( c) | islower( c) | isprint( c) | ispunct( c) | isspace( c) | isupper( c) | isxdigit( c) | toascii( c) | _tolower( c) | _toupper( c) |

Menghitung Luas Segitiga dalam pemrograman C

Berikut ini adalah script program menghitung luas segitiga. 

Jangan lupa untuk menghapus tulisan warna hijau (komentar), tetapi sebagai bahan belajar atau sebagai acuan untuk program selanjutnya boleh untuk tidak dihilangkan, karena tidak mengganggu program itu sendiri.

           Silahkan anda berkreasi sendiri, dengan merubah pendeklarasian, variable, tipe variable, kata – kata, bahkan merubah programnya itu sendiri. Dengan sedikit kreatifitas, akan membuat pengetahuan kita semakin bertambah. 

Senin, 26 Januari 2015

Pengenalan Pemrograman GO

Go adalah salah satu bahasa pemrograman baru yang dikembangkan oleh Robert Griesemer (perancang Java HotSpot), Rob Pike (pengembang Plan 9 di laboratorium Bell), Ken Thomson (pengembang bahasa pemrograman B dan perancang UTF-8). Bahasa pemrograman Goinidipelopori oleh Google yangmulai dikerjakan atau tepatnya dituliskandi papan pada tanggal 21 September 2007.
Pada awalnya desain bahasa pemrograman ini hanya dilakukan paruh waktu sambil melakukan pekerjaan lain yang tidak terkait sama sekali dengan pengembangan bahasa pemrograman ini. Pada bulan Januari 2008, Ken mulai mengerjakan sebuah compiler yang digunakan untuk mengeksplorasi berbagai ide, pekerjaan tersebut menghasilkan kode C sebagai output-nya.
Pada pertengahan tahun bahasa pemrograman ini menjadi proyek full-time dan sudah cukup untukmelakukan produksi kompilasi. Pada bulan Mei 2008, Ian Taylor sendiri membuat GCC front untuk Go menggunakan rancangan spesifikasi. Russ Cox bergabung pada akhir 2008 dan membantu memindahkan language dan libraries dari prototypemenjadirealita.Bahasa pemrograman Go menjadisebuah proyek publik open sourcepada bulan November 2009. Tentunya hal ini tidak lepas dari dukukungan berbagai komunitas yang telah memberikan kontribusi berupa ide, diskusi dan kode pada pengembangan program ini.
Go adalah bahasa pemrograman yang ekspresif, ringkas, bersih dan efisien.Saat ini perkembangan perangkat komputer sangat cepat namun tidak diimbangi dengan bahasa pemrograman, banyak programmer yang menemukan kerumitan pada Java atau C++ sehingga harus menuliskan beberapa kode lagi menggunakan Phyton atau JavaScript, disisi lain isu terhadap konsep garbage-collection dan parallel-computation yang belum didukung baik oleh beberapa bahasa pemrograman, termasuk munculnya teknologi multicore yang membuat kekhawatiran dan kebingungan sehingga para pengembang masih mengandalkan dukungan teknologi dari sistem operasi.
Banyak hal yang telah dihasilkan oleh laboratorium Bell dalam dunia teknologi informasi dan komunikasi. Di Indonesia sendiri pernah terdengar bahasa pemrograman Nusa yang dari Infokom tools-nya dinamakan Nusaptel. Namun bahasa pemrograman Nusa ini tidak begitu diminati di Indonesia. Semoga dengan kehadiran bahasa pemrograman Go ini banyak hal-hal yang dapat dipelajari dan mungkin dapat melahirkan bahasa pemrograman baru versi Indonesia yang dikompilasi menggunakan bahasa pemrograman Go.

Kamis, 15 Januari 2015

Penggunaan "var" pada bahasa pemrograman GO

Go menyediakan kemudahan dalam mendefinisikan variabel baik secara eksplisit maupun implisit. Deklarasi secara eksplisit dapat dituliskan sebagai berikut.


Penulisan variabel di atas menggunakan kata kunci var diikuti dengan nama variabel, tipe data, dan pemberian nilai atau inisialisasi vaiabel itu sendiri menggunakan simbol (=). Penggunaan variabel secara explisit ini dapat dituliskan didalam fungsi maupun diluar fungsi. Sedangkan deklarasi variabel secara implisit hanya dapat dituliskan didalam fungsi yang mana Go dapat memberikan tipe data secara otomatis pada suatu variabel berdasarkan nilai (inisialisasi awal) yang diberikan kepada variabel tersebut.
// Contoh 2,inisialisasi variabel implisit
      a1 := 3;
      b1 := 1.9;
      fmt.Println("\nTipe data a1 : ", reflect.TypeOf(a1), " \t = ", a1)
      fmt.Println("Tipe data b1 : ", reflect.TypeOf(b1), " = ", b1)

Berikut ini adalah hasil akhirnya



Anda dapat juga melihat tutorial ini dalam bentuk video, ini link nya http://youtu.be/NX2AM6uleNI

Penggunaan Struct pada bahasa pemrograman GO

Bahasa pemrograman Go juga menerapkan paradigma object oriented tetapi bukanlah typeobject oriented programming, karena bahasa pemrograman ini tidak menyediakan kata kunci class. Go memberikan kata kunci struct untuk membuat tipe data baru dan interfacesebagai penjembatan.Oleh karenanya, pengembang tentu dapat menerapkan paradigma object oriented(pemikiran berorientasi obyek) dalam pembuatan aplikasi pada bahasa Go tetapi dengan cara yang sedikit berbeda.Inilah Go, yang mencoba membawa imajinasi pengembang dengan cara lain dalam menghadapi dan menyelesaikan suatumasalah.
Struct yang ada di dalam bahasa Go mirip dengan C, structdi sini lebih luas lagi cakupannya karena tidak hanya mendukung tipe data primitive saja tetapi juga method,tentu sajahal ini dapat terjadi jika dikombinasikan antara struct sebagai tipereceiverpada sebuah method. Pembuatan struct tidaklah sulit, cukup dengan menggunakan kata kunci type <nama_struct> struct { … }. Berikut adalah contoh sederhana dalam membuat struct.
Pembuatan tipe data seperti di atas sangat bermanfaat dalam pengelompokkan data tertentu yang merupakan kumpulan variable atau field.Hal ini dapat membantu programmerterutama yang sudah terbiasa membuat program dengan Java. Perlu diketahui bahwa dalam membuat program di Go tentu saja tidak lepas dari struct ini atau dengan kata lain programmer selalu membutuhkan struct untuk mengatur kode-kode program supaya lebih rapi dan terstruktur. Berikut adalah tampilan hasil program latihan pembuatan struct ketika dijalankan.


 Untuk melihat versi videonya, dapat mengunjungi halaman berikut ini http://youtu.be/x2Nh2ylDRS4

Contoh program "slice"

Slice merupakan bagian dari sebuah array. Slice juga mempunyai indeks elemen dan panjang data. Namun demikian slice mempunyai fitur yang unik yaitu panjang datanya dapat diubah sesuai dengan kebutuhan. Untuk membuat slice dapat menggunakan perintah make seperti pada potongan kode berikut ini.
koordinat_x := make([]int32, 5)
koordinat_y := []int32{ 1, 2, 3, 4, 5, 6 }
Pada variabel koordinat_x di inisialisasi menggunakan tipe data int32 dengan jumlah sebanyak 5 elemen. Selain itu variabel dapat didefinisikan dengan menginisialisasi langsung seperti pada variabel koordinat_y

Hasil programnya adalah sebagai berikut

 Contoh program seperti ini dapat dilihat pada youtube, berikut ini link nya http://youtu.be/fSxb-yhe-Zs

Penggunaan Map pada Pemrograman GO

     Map adalah sebuah collection yang mempunyai pasangan key-value dalam mengakses data yang terdapat di dalamnya. Map pada umumnya digunakan sebagai dictionary, menyimpan konfigurasi tertentu maupun data atau informasi yang diperlukan dengan memberikan indentitas yang lebih eksplisit sebagai penanda untuk mempermudah programmer untukmengolah data atau informasi yang terkandung di dalamnya.
package main
import "fmt"
func main() {
     bank_soal := make(map[string]string)  // map[key]value
     bank_soal["s1"] = "Presiden RI 1 adalah..."
     bank_soal["s1a"] = "Soekarno"
     bank_soal["s1b"] = "Soeharto"
     bank_soal["s1c"] = "BJ Habibie"
     bank_soal["s1d"] = "Gusdur"
     bank_soal["s1e"] = "Surya"
     bank_soal["s1jawaban"] = "s1a"
     delete(bank_soal,"s1e") // menghapus elemen
     fmt.Println("Length Bank Soal :", len(bank_soal))
     fmt.Println(bank_soal)
     for k, v := range bank_soal {
          fmt.Printf("\nKey: %v, Val: %v", k, v)
     }
     if soal1, ok := bank_soal["s1"]; ok {
          fmt.Println("\n\nSoal : ", soal1, "\nStatus : ", ok)
     }
     soal2, ok := bank_soal["s2"]
     fmt.Println("\nSoal : ", soal2, "\nStatus : ", ok)
}
 Perhatika kode di atas dengan saksama!Disana terdapat sebuah variabelbank_soal,yang manakey dan value-nya ditetapkan dalam bentuk string. Jika ada seratus soal yang akan dimuat ke dalam map tersebut maka key (s1…sn) ditetapkan untuk menyimpan soalnya, (s*a, s*b,…s*n) untuk menyimpan pilihan jawaban, (s*jawaban) untuk menyimpan jawaban dengan mengacu pada suatu key yang ditetapkan.
Pada kasus di atas terdapat satu kesalahan yang seharusnya tidak ada di dalam daftaryaitu s1e, oleh sebab itu elemen tersebut dapat dihapus dengan memanggil perintah delete(bank_soal,"s1e"), untuk mengetahui berapa banyak elemen yang terdapat di dalam map maka dapat menggunakan perintah len(bank_soal, sedangkan untuk memeriksa apakah terdapat key di dalam map, maka dapat langsung mengakses key yang akan diperiksa misalnya bank_soal["s1"] yang akan mengembalikan return valueganda berupa data dan status.Jika tidak ada key yang terdapat di dalam map maka statusnya akan bernilai false.Hasil program pembuatan map di atas dapat dilihat pada gambar berikut.

Berikut ini adalah link videonya, http://youtu.be/FtQpxdjGKB8