Wisata Bandung Part 1

Tempat tempat berikut merupakan tempat yang telah saya kunjungi, tidak mencakup semua tempat wisata di Bandung. Tapi tidak ada salahnya anda untuk membacanya terlebih dahulu sebagai referensi

Wisata Bandung Part 2

Tempat tempat berikut merupakan tempat yang telah saya kunjungi, tidak mencakup semua tempat wisata di Bandung. Tapi tidak ada salahnya anda untuk membacanya terlebih dahulu sebagai referensi

Friends

Persahabatan atau pertemanan adalah istilah yang menggambarkan perilaku kerja sama dan saling mendukung antara dua atau lebih entitas sosial.

Keluarga

lingkungan yang terdapat beberapa orang yang masih memiliki hubungan darah. Keluarga sebagai kelompok sosial terdiri dari sejumlah individu, memiliki hubungan antar individu, terdapat ikatan, kewajiban, tanggung jawab di antara individu tersebut.

Menu Sarapan Pagi

Pentingnya sarapan pagi, berikut ini rutinitas sarapan pagi saya.

Tampilkan postingan dengan label D4 TKJMD Batch 9. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label D4 TKJMD Batch 9. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Desember 2015

ELECTRIC CAR - LIGHTING

Electric Car


Red Hijet : Lighting, Security, Power Windows

Senin, 12 Januari 2015

Hello Fest Jakarta

Pagi itu tidak begitu cerah, saya mandi pagi-pagi karena akan pergi ke acara Hello Fest, ditemani oleh teman-teman saya, bagus, gayuh, ahmad. kami terlebih dahulu berangkat menuju kampus Universitas Terbuka guna berkumpul dengan teman lainnya. Untuk mencapai ke Hello Fest-jakarta, terlebih dahulu kami harus menggunakan angkot menuju Terminal Lebak Bulus, kemudian berganti kendaraan menggunakan transjakarta. 

Disertai langit mendung, kami datang ke acara Hello Fest yang diselenggarakan di halaman Stadion Gelora Bung Karno. Setelah membeli tiket masuk, kami langsung mencari partner bisnis, bingung awalnya, tetapi karena berkelompok rasa bingung maupun canggung bisa teratasi. Banyak sekali sebenarnya partner yang berhasil kami gaet, diantaranya adalah beberapa produk berikut ini : Arek (Komik), reza Miyamoto (Pedang Samurai), MyDog (Tas), The Handcrafter, Digital Art Society (Wacom), Gonzo Bandung (Merch Anime), Monkey D'Luffy (Merch Anime), Antagonis Aparel (Merch Anime), J-Shop (Mainan), SCHU By Nadina Salim (Sepatu). Tapi, akhirnya saya memutuskan mengambil produk SCHU By Nadina Salim dan Satu kelompok dengan Delfri Nando. Untuk kedepannya, akan mengembangkan adalah katalog produk berbasis android.
Berikut ini adalah dokumentasi yang berhasil saya abadikan selama acara







Jumat, 31 Oktober 2014

PENGALAMAN KERE+N



Nama    : Eka Surya Gumilang
TTL      : Brebes, 26 Maret 1992
Email    : vinosurya@ymail.com
Riwayat Pendidikan :
SD        : SDN 1 Cikeusal Kidul
SMP     : SMPN 1 Ketanggungan
SMK     : SMK Kerabat Kita Bumiayu
D3        : PoliTeknik Harapan Bresama Tegal

S
abtu, 25 Oktober 2014, pukul 5.30 WIB saya bersama teman-teman berangkat ke seamolec untuk mengikuti kegiatan outbound, setibanya disana, kami bertemu dengan instruktur, pak Stanley namanya. Oleh beliau kami dibagi menjadi 4 kelompok, ada harimau, kerbau, matahari, dan kuda. Saya ditunjuk untuk gabung ke kelompok kerbau olehnya. Dalam kelompok tersebut terdapat 28 mahasiswa, saya hanya kenal beberapa orang saja, selebihnya masih asing. Baru saja berkumpul, kami diperintahkan untuk saling mengenal satu sama lainnya, dan hanya diberi waktu 2 menit saja. Dengan tergesa-gesa, kami saling mengenalkan diri masing-masing. Alhamdulilah, mayoritas nama teman-teman bisa saya ingat. Dalam outbound ini kami harus berlomba dengan kelompok lannya guna mengumpulkan “bintang”, kelompok dengan pungumpul terbanyak, merekalah pemenangnya. Cara memperoleh bintang tesebut dengan cara memenangkan setiap gamenya. Setelah pembagian kelompok, kami disuruh untuk masuk kedalam gedung guna mengikuti acara selanjutnya, yaitu acara pemberian motifasi, penyemangat bagi kami dalam menjalani kehidupan, melalui slide berbentuk gambar, tulisan, maupun video yang menayangkan orang-orang yang berkekurangan anggota tubuh, namun dapat berprestasi. Setelah itu, kami diberi arahan untuk menjual buku dan bolpoin kepada masyarakat luar guna melatih kami untuk mejadi seorang wirausaha yang tangguh, pelaksanaannya dilakukan setelah makan siang.
Siang itu sangat terik, matahari seolah bersemangat dalam menebarkan sinarnya. Tapi, hal tersebut tidak menurunkan semangat kami untuk melaksanaakan tugas serta menjadi seorang wirausaha yang baik dan tangguh. Dalam pelaksanaanya, dari jumlah anggota kami yang sangat banyak tersebut, dibagi menjadi beberapa gerobolan atau kelompok. Saya ditemani 3 orang teman saya, Bang Okta, Faris, dan Sufi  mulai menyelusuri setiap rumah, toko, kantor guna menawarkan prodak yang kami bawa, yaitu bolpoin dan buku. Alhamdulilah, produk yang kami bawa bisa terjual juga. Produk yang pertama terjual adalah bolpoin, seorang ibu sedang menjaga toko, kami tawarkan prodak kami dan alhamdulilah beliau mau membelinya, selanjutnya kami mendapatkan masukan uang dari seorang bapak pengusaha kayu, beliau memberi kami uang secara cuma-cuma sebesar Rp. 30.000. Yang terakhir adalah seorang ibu yang hendak masuk kedalam mobilnya, beliau akhirnya membeli buku kami. Setelah itu, kami kembali ke Kampus UT di Tangerang, tepatnya ke gedung Seamolec. Tak diduga, ternya kelompok lainnya berhasil mengumpulkan uang lebih banyak dari kelompok kami, mereka lebih baik dari kami dalam menjual produknya. Setelah itu, dilanjut dengan acara game di dekat danau buatan didalam kamup UT. Sore harinya, kami diperbolehkan pulang, dengan catatan kami harus kembali lagi jam 20.00 Wib, guna mengikuti kegiatan api unggun. Saat malam harinya, kami mengikuti kegiatan api unggun, hangat terasa karena kami berdekatan dengan api unggun, serta kebersamaan dengan teman-teman semua.

            Minggu, 26 Oktober 2014 pukul 5.00 pagi kami sudah bergegas menuju kampus UT Tangerang, Pagi itu, kami langsung mendapat tugas untuk berjualan kembali seperti kemarin. Untuk hari minggu, hasil penjualan setiap kelompok bertambah rata-rata dua kali lipat, sungguh luar biasa, kurang lebih 11 juta rupiah bisa kami peroleh selama berjualan selama dua hari ini. Setelah selesai penghitungan uang, kami kemudian menuju danau kembali guna mengikuti game, sangat mengasikan sekali mangikuti kegiatan ini. Selama mengikuti organisasi di D3, saya sering mengikuti kegiatan outbound, tapi menurut saya ini merupakan outbound terbaik yang saya ikuti, dan yang membuat saya salut atau takjub adalah, kegiatan ini 95% instruktur aktif yang selalu memberi instruksi langsung kepada mahasiswa hanya dilakukan oleh mr. Stanley seorang, sempat saya berfikir, melihat dari raut wajahnya yang sudah lanjut, suaranya yang terdengar sedikit terhela-hela oleh nafas, meski selalu tegas dan lugas, apakah mampu beliau 2 hari berturut-turut “mengurus” kami yang berjumlah ratusan orang, tetapiternyata mampu, luar biasa untuk mr. Stanley.  Setelah kegiatan game usai, akhirnya diumumkan hasil kelompok terbaik, hasilnya kelompok kami, “kerbau” menempati peringkat kedua dari 4 kelompok yang ada. Alhamdulilah, atas semua yang terlah terjadi.

Sabtu, 18 Oktober 2014

Stop Mengeluh


Stop mengeluh.
Waktu yg berlalu tak bisa diputar kembali. Jalan emas d depan mata, tak boleh ragu... Suport keluarga sudah cukup menjadi modalku tuk melangkah.

Sabtu, 04 Oktober 2014

Tentang SEAMOLEC

SEAMEO SEAMOLEC adalah sebuah institusi yang bernaung dibawah Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) atau Organisasi Menteri-Menteri Pendidikan se Asia Tenggara yang bertanggung jawab untuk mengembangkan Pendidikan Terbuka dan Pendidikan Jarak Jauh di Asia Tenggara. SEAMOLEC berpusat di Indonesia dan bekerjsama dengan Departemen Pendidikan Nasional, khususnya institusi yang menyelenggarakan PJJ maupun institusai pendukung program. Alamat lengkap dari SEAMOLEC adalah: Kompleks Universitas Terbuka Jl. Cabe Raya, Pondok Cabe, Pamulang 15418 PO BOX 59/CPA Ciputat 15401, Jakarta, Indonesia Tlp. (62-21) 7422184, 7423725, 7424154 Fax. (62-21) 7422276 Informasi lebih detail, silakan membuka http://www.seamolec.org

Senin, 29 September 2014

Berangkat ke ITB

        Hari ini, saya akan berangkat ke ITB, guna mengikuti test masuk D4 TKJMD ITB. Saya berangkat tidak sendiri, ditemani temen-temen saat masih kuliah di PolTek Tegal, Ahmad, Gayuh, sama Bagus. Kami berangkat menggunakan travel.
        Sebenarnya, saya sudah diterima dan sedang mengikuti perkuliahan di STMIK Akakom Jogja, tapi demi membahagiakan orang tua, serta beberapa faktor lainnya, saya harus meninggalkan "sementara" kampus di jogja demi mengikuti test seleksi ini. Jadi, jika saya diterima (lolos seleksi) menjadi mahasiswa ITB, harus meninggalkan kampus yang di Jogja. Tapi, jika tidak lolos.... berarti harus kembali lagi ke "asal", dan legowo untuk mengikuti perkuliahan lagi di Jogja.
      Perkuliahan di jogja sebenarnya sungguh bagus dan mengasikan, disana saya sudah mempunyai beberapa teman. Cukup sulit juga untuk meninggalkan kota jogja, soalnya dari beberapa spesifikasinya sangat memenuhi kriteria untuk menjadi tempat untuk melanjutkan kuliah saya hingga ke jenjang S-1.
OK, apapun hasil test yang akan saya terima kelak, saya akan menerimanya dengan senang hati. Baik Jogja maupun Bandung mempunyai beberapa kelebihan dan kekurangannya dari segi saya menempuh perkuliahan.